fbpx
Hindari Penyebab Flek Hitam pada Wajah

Mayoritas dari orang yang telah tua memiliki flek hitam di tubuhnya. Flek ini tidak selalu muncul di bagian wajah karena bisa muncul di bagian bahu, tangan, dan lain-lain. Sebenarnya flek tersebut merupakan pengumpulan dari flek yang terlalu banyak. Ada banyak penyebab flek hitam pada wajah.

Kamu bisa coba menghindari penyebabnya sehingga potensi munculnya flek hitam lebih kecil. Bagaimanapun menghindari jauh lebih baik daripada harus mengobati di klinik dokter. Harganya pasti jauh lebih mahal dan perlu berkali-kali treatment untuk menghilangkannya.

Faktanya penyebab munculnya flek hitam bukan karena hanya satu sebab saja. Ada banyak sebab dari munculnya flek. Penyebabnya dapat kamu simak berikut.

Penyebab Flek Hitam pada Wajah

Mungkin kamu telah mengetahui salah satu cara untuk menghindari flek adalah menggunakan sunscreen karena paparan matahari berbahaya. Namun itu bukanlah satu-satunya penyebab yang diwaspadai. Masih banyak penyebab lainnya.

Penyakit Kulit

Pada dasarnya kulit yang terkena beberapa penyakit berpotensi besar mengalami flek. Warna flek kehitaman tersebut beberapa masih bisa diatasi dengan memberikan salep atau serum tertentu. Beberapa penyakit kulit yang berpotensi menimbulkan flek hitam pada wajah.

Hiperpigmentasi Pasca Inflamasi

Permasalahan kulit pertama yang bisa menimbulkan flek adalah iritasi. Sebagian besar kulit yang sudah sembuh dari iritasi akan mengalami perubahan warna menjadi hitam. Namun flek yang disebabkan oleh hal ini dapat disembuhkan dengan menggunakan salep khusus atau serum secara rutin.

Kamu perlu mengusahakan untuk tidak memencet jerawat. Sebaiknya kamu menyembuhkan jerawat dan bekasnya dengan menggunakan obat yang tepat. Beberapa obat ampuh untuk jerawat adalah Allium Cepa, MPS, dan Pionin.

Melasma

Penyakit kulit yang mengalami perubahan warna menjadi kehitaman atau coklat mirip flek adalah melasma. Pada dasarnya melasma tidak bersifat permanen sehingga dapat memudar perlahan-lahan. Kondisi ini lebih sering menyerang pipi, dagu, dan dahi.

Namun sebagian orang juga ada yang muncul melasma di bagian leher dan lengan. Kondisi lebih sering menyerang wanita hamil. Hanya saja ada juga melasma yang disebabkan oleh genetik dan stress. Beberapa gejala munculnya melasma hanya berupa perubahan warna kulit.

Hanya saja pada sebagian orang juga mengalami sensasi gatal dan terbakar. Jika kamu merasakan sensasi tersebut maka bisa segera konsultasi ke dokter.    

Linea Nigra

Ibu hamil mengalami perubahan hormon yang sering kali berpengaruh terhadap penampilan kulit sang ibu. Perubahan hormone terkadang menimbulkan Linea Nigra berupa garis yang panjang dan sering muncul di bagian perut.

Garis tersebut bisa menghilang secara alami ketika ibu telah melahirkan bayi. Bagian garisnya akan memudar setelah lebih dari sebulan. Jarang sekali terjadi kasus dimana linea nigra tidak menghilang pasca melahirkan.

Melanosis Riehl

Kondisi penyakit kulit lain yang dapat menimbulkan flek pada kulit adalah melanosis riehl. Penyebab dari melanosis riehl adalah berkontak dengan sinar matahari dalam waktu lama. Melanosis riehl pertama kali dilaporkan pada tahun 1917 dengan kemunculan di area wajah dan leher.

Sedangkan berdasarkan jurnal di Elsevier tahun 1989, melanosis ini juga dapat disebabkan oleh wewangian. Beberapa wewangian yang dimaksud berupa geraniol, lemon oil, dan juga hydroxycitronellal.

Poikiloderma of Civatte

Penyakit ini bukanlah kaker kulit. Poikiloderma of Civatte dapat muncul di bagian pipi dan leher berwarna merah kecoklata. Berdasarkan website AOCD, kondisi ini lebih disebabkan oleh paparan dengan sinar matahari langsung dalam jangka panjang.

Sebenarnya penyakit ini masuk kategori sebagai penuaan yang normal. Kamu tahu sendiri kalau jarang ada orang yang tidak bisa terpapar sinar matahari sama sekali. Setidaknya kamu tetap harus terpapar sinar matahari di pagi hari untuk mengolah pro vitamin D menjadi vitamin D.

Erythromelanosis

Berdasarkan jurnal PMC tahun 2017, kondisi erythromelanosis adalah kondisi langka yang masih dalam proses penelitian lebih lanjut.

Kondisi ini lebih sering muncul di area wajah dan leher. Bagian yang paling rentan terserang adalah pipi. Warna dari bercak tersebut adalah coklat kemerahan.

Penggunaan Obat Memicu Flek Hitam

Sejumlah obat yang dikonsumsi pasien dapat memberikan efek samping berupa flek pada wajah. Penyebab flek hitam pada wajah ini akan disertai dengan gejala kulit menjadi lebih sensitive. Contoh dari obat yang memberikan efek samping flek hitam berupa estrogen, tetrasiklin, amiodarone, dan fenitoin.

Estrogen merupakan obat yang berhubungan dengan hormon. Sedangkan tetrasiklin merupakan antibiotic yang penggunaan cukup luas, seperti minocycline, doksisiklin, dan demeclocycline. Kalau amiodarone merupakan obat yang dipakai untuk pasien detak jantung yang berdetak tidak beraturan. Terakhir adalah fenitoin yang merupakan obat antikonvulsan.

Genetik Penyebab Flek Hitam

Beberapa orang memiliki kelainan genetic pada bagian pigmen kulit. Sebagian besar orang dengan pigmen kulit putih lebih rentan mengalami masalah flek hitam lebih mudah muncul ketika terpapar sinar matahari.

Orang-orang dengan riwayat ini disarankan menggunakan sunscreen dengan perlindugan SPF tinggi. Bahkan penggunaan juga bisa dilakukan di dalam rumah.

Lumayan banyak bukan hal yang menjadi penyebab flek hitam pada wajah. Kami sarankan kamu selalu memperhatikan kondisi kulit, terutama ketika harus beraktivitas di bawah sinar matahari dalam waktu lama.

Baca juga:

https://wmubeauty.com/menghilangkan-flek-hitam-di-wajah-sebelum-lebaran-tiba/

https://www.alodokter.com/flek-hitam

Share:

Leave a Comment

Your email address will not be published.

TOP

X
Butuh Bantuan ?
Scan the code